KEUTAMAAN TAUHID
- Allah Subhanahu wata'ala berfirman:
"Orang-orang yang beriman
dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah
orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang
mendapat petunjuk." (Al-An'am: 82)
Abdullah bin Mas'ud meriwayatkan,
"Ketika ayat ini turun, banyak umat Islam yang merasa sedih dan berat. Mereka
berkata siapa di antara kita yang tidak berlaku zhalim kepada dirinya sendiri?
Lalu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menjawab:
"Yang dimaksud
bukan (kezhaliman) itu, tetapi syirik. Belumkah kalian mendengar nasihat Luqman
kepada puteranya, "Wahai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah.
Sesungguhnya mempersekutukan Allah (syirik) benar-benar suatu kezhaliman yang
besar" (Luqman: 13) (Mutafaq Alaih)
Ayat ini memberi kabar gembira
kepada orang-orang beriman yang mengesakan Allah. Orang-orang yang tidak
mencampur adukkan antara keimanan dengan syirik. Serta menjauhi segala bentuk
perbuatan syirik. Sungguh mereka akan mendapatkan keamanan yang sempurna dari
siksaan Allah di akhirat. Mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk di
dunia.
- Rasulullah Shallallahu'alaihi
wasallam bersabda:
"Iman memiliki lebih dari enam puluh cabang. Cabang
yang paling utama adalah 'Laa Ilaaha Illallah'dan cabang paling rendah adalah
menyingkirkan kotoran dari jalan." (HR. Muslim)
Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen